Wok The Talk...

Saturday, October 16, 2010

Adab-Adab Makan buat panduan bersama...

a. Memulai makan dengan mengucapkan Bismillah.
Berdasarkan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Apabila salah seorang diantara kalian hendak makan, maka ucapkanlah: ‘Bismilah.’ Dan jika ia lupa untuk mengucapkan Bismillah di awal makan, maka hendaklah ia mengucapkan ‘Bismillahi Awwalahu wa Aakhirahu (dengan menyebut nama Allah di awal dan diakhirnya).’” (HR. Daud Dishohihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih Ibnu Majah: 3264)
b. Hendaknya mengakhiri makan dengan pujian kepada Allah.
Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Barangsiapa telah selesai makan hendaknya dia berdo’a: “Alhamdulillaahilladzi ath’amani hadza wa razaqqaniihi min ghairi haulin minni walaa quwwatin. Niscaya akan diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Daud, Hadits Hasan)
Inilah lafadznya,

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنِي هَذَا وََرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حوْلٍ مِنِّي وَ لاَ قُوَّةٍ
“Segala puji bagi Allah yang telah memberi makan ini kepadaku dan yang telah memberi rizki kepadaku tanpa daya dan kekuatanku.”
Atau bisa pula dengan doa berikut,

الْحَمْدُ لِلَّهِ حَنْدًا كثِيراً طَيِّباً مُبَارَكاً فِيهِ غَيْرَ (مَكْفِيٍّ وَ لاَ) مُوَدَّعٍ وَ لاَ مُسْتَغْنَيً عَنْهُ رَبَّناَ
“Segala puji bagi Allah dengan puja-puji yang banyak dan penuh berkah, meski bukanlah puja-puji yang memadai dan mencukupi dan meski tidaklah dibutuhkan oleh Rabb kita.” (HR. Bukhari VI/214 dan Tirmidzi dengan lafalnya V/507)
c. Hendaknya makan dengan menggunakan tiga jari tangan kanan.
Hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Sungguh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam makan dengan menggunakan tiga jari.” (HR. Muslim, HR. Daud)
d. Hendaknya menjilati jari jemarinya sebelum dicuci tangannya.
Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Apabila salah seorang diantara kalian telah selesai makan maka janganlah ia mengusap tangannya hingga ia menjilatinya atau minta dijilati (oleh Isterinya, anaknya).” (HR. Bukhari Muslim)
e. Apabila ada sesuatu dari makanan kita terjatuh, maka hendaknya dibersihkan bagian yang kotornya kemudian memakannya.
Berdasarkan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Apabila ada sesuap makanan dari salah seorang diantara kalian terjatuh, maka hendaklah dia membersihkan bagiannya yang kotor, kemudian memakannya dan jangan meninggalkannya untuk syaitan.” (HR. Muslim, Abu Daud)
f. Hendaknya tidak meniup pada makanan yang masih panas dan tidak memakannya hingga menjadi lebih dingin, hal ini berlaku pula pada minuman. Apabila hendak bernafas maka lakukanlah di luar gelas, dan ketika minum hendaknya menjadikan tiga kali tegukan.
Sebagaimana hadits dari Ibnu Abbas Radhiyallahu’anhu:
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melarang untuk menghirup udara di dalam gelas (ketika minum) dan meniup di dalamnya.” (HR. At Tirmidzi)
g. Hendaknya menghindarkan diri dari kenyang yang melampaui batas.
Berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Tidak ada bejana yang diisi oleh manusia yang lebih buruk dari perutnya, cukuplah baginya memakan beberapa suapan sekedar dapat menegakkan tulang punggungnya (memberikan tenaga), maka jika tidak mau, maka ia dapat memenuhi perutnya dengan sepertiga makanan, sepertiga minuman dan sepertiga lagi untuk bernafasnya.” (HR. Ahad, Ibnu Majah)
h. Makan memulai dengan yang letaknya terdekat kecuali bila macamnya berbeda maka boleh mengambil yang jauh.
Hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Wahai anak muda, sebutkanlah Nama Allah (Bismillah), makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah dari apa-apa yang dekat denganmu.” (HR. Bukhari Muslim)
i. Hendaknya memulai makan dan minuman dalam suatu jamuan makan dengan mendahulukan (mempersilakan mengambil makanan terlebih dahulu) orang-orang yang lebih tua umurnya atau yang lebih memiliki derajat keutamaan.
j. Ketika makan hendaknya tidak melihat teman yang lain agar tidak terkesan mengawasi.
k. Hendaknya tidak melakukan sesuatu yang dalam pandangan manusia dianggap menjijikkan.
l. Jika makan bersama orang miskin, maka hendaklah kita mendahulukan mereka.
Maroji’:
Disadur dari: Adab adab Harian Muslim, Ibnu Katsir

Friday, October 15, 2010

Soup Ikan Tenggiri dan Cendawan


Seperti biasa hari-hari panas seperti sekarang ini masakan yang best adalah masakan bersoup. Masakan ini pun kalau di makan bersama sambal belacan memang Ommphhh....

Mudah jerr

Seekor kecil ikan tengiri di buang tulang menjadikan ia fillet
Hiris bawang besar,bawang putih serta halia (lebih sedikit)

Tumis bawangan tadi sehingga wangi. Masukan fillet yang telah di hiris halus dan di buang tulang tadi apabila soup mendidih. Masukan garam dan lada sula secukup rasa. Taburkan bawang goreng dan juga daun soup penyedap rasa.

Apabila semua telah mendidih masukan cendawan yang telah di bersihkan. Maaf saya tak tahu nama cendawan ini dia macam taugeh gitu tapi sungguh enak.

Siaran Pok pek Pok pek 
Suami saya pesan, dalam berkata-kata mesti yang baik-baik sahaja. Lawan keburukan dengan kebaikan insyaAllah Allah swt maha mengetahui apa yang kita tidak ketahui. Keangkuhan dan ego membuat orang bertambah emosi. Jika orang fitnah kita, kita doakan yang terbaik buat mereka agar mereka sedar dan insaf. 
Esok-esok dia penat dia senyap lah...awak teruskan jerr blog masak memasak nih dan kasi nasihat sikit...Baiklah...Amin sejuk hati saya. 
Tulah jgn Eat Junk, become Junk's....
jengkolan punya olang tak cun langsung....ooopsss....hehehehhe....

Thursday, October 14, 2010

Ketekunan Mem Aluyah Kueh Lapis...

 

Lihat gambar tertera di atas ini. Ini bukan gambar AJAIB! ini adalah kenyataan. Percaya tidak sahabat baik saya yaitu Mem Aluyah Kueh Lapis dari seberang seorang surirumahtangga yang AJAIB bisa membuat juadah yang mulanya tampak mudah tapi dapat di lahirkan begitu cantik dan di luar jangkaan. Saya rumuskan adek saya ini memakai ruler besi!

Saya pun agak 'fikiran' seketika membelek kiri dan kanan bagaimana beliau boleh melakukannya dengan begitu telaten sekali. Ini yang di namakan 'Di mana ada Usaha di Situ ada Kejayaan'.

Memasak ini tidaklah serumit seperti ramai jangkakan. Jika anda berminat, mengemari memang jalan terbuka luas. Saya ingin memberi Inspirasi pada adek-adek saya sering berkunjung ke blog saya. Kerana merekalah lahirnya blog KualiBuruk ini.

Malah adek-adek inilah yang mendorong saya dan support saya dalam memberi banyak juga idea dan motivasi untuk bangkit dan masak. Bukan selalu kita rajin. Penyakit MALAS memang selalu menunggu nombor untuk bangkit.

Mereka juga tidak pernah berkecil hati apabila setiap bingkisan entry saya selang-selikan dengan nasihat, kerana mereka tahu saya sangat menyayangi mereka yang sering berkunjung di blog ini. Buat tetamu yang baru mengikuti saya pun saya sungguh berbesar hati kerana ber'followan' saya. Terimakasehhhhhh!.....

Blog ini tidaklah seberapa, ianya tercipta atas dasar himpunan sahabat-sahabat yang ingin mengongsi pengalaman hidup dan rumpunan resepi mudah malah santai.

Bukan kami tiada buku-buku resepi, malah banyak tapi tidaklah satu almari. Melampaukan satu almari pulak hahahahahahhahaha....Dan bukan kami mengejar glamer nak berlawan antara satu sama lain nauzubillah jauh sekali. Kami telah mengenali antara satu sama lain ada yang melebihi 8 tahun lamanya...

So, tiada timbul soal Who's stabbing who? dalam context membuat blog. Alahai berblogging ini bukan baru bagi kami. Kami telah melibatkan diri dalam activities ini selama bertahun-tahun lamanya. Kami buka-tutup blog ikut sukahati kami sahaja. Lebih-lebih lagi saya. Blog saya bersepah-sepah. Namun sifat setia kawan selalu ada.

Dulu saya inginkan blog ini khas buat masakan sahaja. Akan tetapi setelah terjadi 'pemberontak' dari salah seorang pengunjung...yang saya juga tidak tahu menahu bila masa dia jadi pemerhati bebas dalam blog saya. Maka saya akan jadikan blog masakan saya ini lebih berinti-pati. Alhamdullillah setiap musibah yang datang memberi saya satu perangsang dan idea yang baru. Syukurlah.

P.S. Nukilan rasa jika ingin marahkan saya silakan marahlah makilah saya, tapi jangan marah dan maki anak-anak serta suami saya. Mereka tidak bersalah dan saya tidak pernah maki-hamun orang sessukahati saya lebih-lebih lagi keluarga mereka. So jadilah manusia yang lebih prihatin dan waras dalam menangani masaalah peribodi....hehehehhe jgn cepat naik loktang tak tentu pasal tanpa usul periksa...terlajak perahu boleh di undur telajak kata rosak dan makan diri sendiri.

Salmon Garlic Butter Sauce

Kita sebagai manusia yang beragama Islam wajib memahami konsep dan tata cara makan mengikut ajaran Islam.

Umumnya memasak adalah tugas dan makan adalah keperluan hidup. 
Manusia bekerja mencari rezeki demi mencari sesuap rezeki. 
Memasak untuk keluarga merupakan satu ibadah. 

Makan yang banyak dan berlebihan boleh mengakibatkan kemudaratan.

Berlebihan merupakan budaya yang tidak disukai Allah. Sebagaimana yang disinggung dalam Alquran, yang artinya:“ Dan Janganlah kamu sekalian berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.“(QS. Al-An’am/6:141)
Dan Mubazir adalah perbuatan yang sangat dilarang dalam islam, bahkan diidentikkan sebagai saudara setan. Sebagaimana firman Allah yang Artinya : 
Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan. (QS: Al-Isra/17:26-27)
Kalau kita dilarang berlebihan, maka seharusnya pula kita makan dan minum menurut kadar cukup. Rasulullah mengisyaratkan dalam sebuah sabdanya: 
‘’ Tidak ada suatu tempat yang dipenuhi oleh anak Adam yang lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam itu beberapa suap makanan saja, asal dapat menegakkan tulang rusuknya. Tetapi bila ia terpaksa melakukannya, maka hendaklah sepertiga ( dari perutnya itu) diisi dengan makanan, sepertiganya dengan minuman dan sepertiganya lagi dengan nafasnya (udara, dikosongkan)” (HR. Imam Ahmad dan Turmudzi).


Baiklah  saya nak share resepi mudah Salmon Garlic Butter Sauce ini.

200gm Salmon
1 peeled onion and diced
3 cloves of garlic minced
1 tbsp of butter
1/2 tbsp mustard
1tbsp sour cream or yogurt
lemon juices
parsley
black pepper and salt

Grilled Salmon in the skillet. Saute onion and garlic with butter for a while. Add the rest ingredients. Shimmered till its thickened and Serve. 
Sprinkle a bit of garlic salt and pepper on them to taste.

...hailah takde masa bz sangat memasak setiap masa pegang senduk dan kuali demi somi dan anak2 terchenta...I bz sgt u know!

Wednesday, October 13, 2010

You Are What You Eat!...


Anda adalah apa yang anda makan Waspadalah! DANGER!


Jikalau kita sayang diri kita, anak-anak serta suami kita janganlah kita bikin anak kita macam gambar di atas ini. Kasihankan.

Ibu  memainkan peranan penting dalam membina minda, disiplin, mendidik dan juga menyediakan bekalan makanan yang berkhasiat untuk anak-anak.

Anak-anak mengikut apa sahaja orang tua makan. Mereka menurut...esok lusa kembang semangkuk cam belonkan susah. Salah seorang student saya dalam usia 15 tahun telah mengalami stroke kerana berat badan dan pemakanan yang kurang sehat. High cholestrol yang sangat tinggi dan mengalami diabetes. Terlalu muda untuk menghadapi itu semua.

Bak kata Arwah mak saya biar mereka menangis jangan mak bapak menangis.

Makan tu berpada-padalah...nak makan silakan tiada siapa yang larang. Tapi agak-agaklah kan.
Rasulullah SAW bersabda; “Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai dia ditanya (dimintai pertanggungjawaban) tentang umurnya kemana dihabiskannya, tentang ilmunya bagaimana dia mengamalkannya, tentang hartanya; dari mana diperolehnya dan ke mana dibelanjakannya, serta tentang tubuhnya untuk apa digunakannya”. (HR at-Tirmidzi (no. 2417), ad-Daarimi (no. 537), dan Abu Ya’la (no. 7434), dishahihkan oleh at-Tirmidzi.) 
Ada yang suka salahkan keturunan. Keturunan tidak bersalah yang salah empunyan diri sendiri. So sebelom terlambat berusahalah jauhi dari menghadapi saat sukar. Bertangung jawab ke atas diri anda dan juga keluarga anda yang di kasihi.

Sekian

Hari nih saya masak ikan bakar dan air asam serta sayur rebus untuk somi terchenta...bende tu semua tak memerlukan resepi harap maklum...hihihihihi

Pot pet pot pet jang lupa exercise taiji ke loktang ke asal exercise YEAY!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...